قِرَاءَةُ الْقُرْآنِ فِي الصَّلَاةِ أَفْضَلُ مِنْ قِرَاءَةِ الْقُرْآنِ فِي غَيْرِ الصَّلَاةِ ، وَقِرَاءَةُ الْقُرْآنِ فِي غَيْرِ الصَّلَاةِ أَفْضَلُ مِنَ التَّكْبِيرِ وَالتَّسْبِيحِ ، وَالتَّسْبِيْحُ أَفْضَلُ مِنَ الصَّدَقَةِ ، وَالصَّدَقَةُ أَفْضَلُ مِنَ الصَّوْمِ ، وَالصَّوْمُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ

“Membaca al-Qur`an dalam shalat lebih utama daripada membaca al-Qur`an di luar shalat. Membaca al-Qur`an di luar shalat lebih utama daripada takbir dan tasbih. Tasbih lebih utama daripada sedekah. Sedekah lebih utama daripada puasa. Puasa adalah perisai yang melindungi dari azab neraka,” (HR. al-Baihaqi).

KENAPA MESTI QUR`AN SHALAT?

Karena mushaf QUR`AN SHALAT diterbitkan Almahira dengan perencanaan matang, penuh ketelitian dan kehati-hatian, bukan asal-asalan.

  • Sebelum memutuskan untuk menerbitkan QUR`AN SHALAT, Almahira sudah melakukan kajian dengan menelaah kitab-kitab fiqih 4 madzhab mengenai hukum membaca al-Qur`an dengan melihat mushaf ketika shalat. Hasilnya, mayoritas ulama membolehkan hal itu.
  •  Penyusunan desain QUR`AN SHALAT melewati proses panjang, berkali-kali desainnya diubah sampai akhirnya mendapatkan desain yang paling ideal, sehingga mushaf QUR`AN SHALAT mudah dan nyaman dibaca ketika shalat.
  •  Penyusunan desain STAND QUR`AN SHALAT atau lekarnya melewati proses panjang, berkali-kali desainnya diubah sampai akhirnya mendapatkan bentuk yang paling ideal, mudah dipasang dan mudah digunakan.
  •  Untuk memastikan bahwa penerbitan QUR`AN SHALAT tidak melanggar syariat, Almahira mengirimkan surat disertai sampel mushaf QUR`AN SHALAT kepada MUI untuk memohon fatwa mengenai hal itu.
  •  Setelah itu, MUI mengundang Almahira untuk memberikan penjelasan tentang mushaf QUR`AN SHALAT. Dalam kesempatan itu, Almahira mempresentasikan Naskah Akademik Penerbitan Mushaf QUR`AN SHALAT. Klik di sini untuk membaca naskah tersebut.
  •  Kemudian MUI membahas masalah tersebut, hingga keluar Fatwa MUI nomor 49 tahun 2019 tentang hukum melihat mushaf saat shalat. Fatwa bisa dibaca di sini

Selama ini, mungkin yang bisa memperoleh keutamaan tersebut hanya para penghafal al-Qur`an. Mereka bisa membaca surah dan ayat al-Qur`an yang mereka inginkan, bahkan bisa mengkhatamkan al-Qur`an dalam shalat. Sungguh merupakan keutamaan yang sangat besar.

Sementara kebanyakan dari kita yang belum hafal al-Qur`an, hanya bisa membaca surah-surah pendek Juz ‘Amma, bahkan mungkin seringnya hanya membaca Trio Qul : Qul HuwAllâhu Ahad, Qul A’ûdzu bi Rabbil falaq, Qul A’ûdzu bi Rabbin nâs.

Beranjak dari hadits di atas dan kenyataan tersebut, Almahira tergerak untuk menghadirkan satu mushaf al-Qur`an yang memudahkan kaum Muslimin untuk bisa meraih keutamaan membaca al-Qur`an dalam shalat dan mengkhatamkannya.

dan Alhamdulillah telah hadir …

PAKET MUSHAF “QUR`AN SHALAT”

PERTAMA DI INDONESIA dan ORIGINAL

Sebelumnya, ada mushaf yang didesain untuk dibaca ketika shalat tahajud, tetapi tidak menyediakan lekar atau standingnya.

Sebaliknya, ada produk lekar atau standing yang dijual tanpa mushaf al-Qur`an.

QUR`AN SHALAT adalah mushaf pertama di Indonesia yang didesain khusus untuk dibaca ketika shalat, dan dihadirkan sepaket dengan stand al-Qur`an.

Praktis, tinggal pakai. Tidak seperti sebelumnya yang dijual secara terpisah.

PAKET MUSHAF QUR`AN SHALAT ini BARANG ASLI, bukan tiruan atau barang kw.

  •  MUSHAF QUR`AN SHALAT ini asli didesain khusus untuk dibaca ketika shalat
  •  STAND QUR`AN SHALAT asli didesain khusus sebagai tempat meletakkan mushaf agar bisa dibaca ketika shalat, kokoh dan kuat

Bukan produk tiruan yang berupa stand partitur musik digabungkan dengan mushaf al-Quran untuk lansia.

BUAT APABUAT APA QUR`AN SHALAT? QUR`AN SHALAT?

Al-Qur`an adalah standar untuk menilai ketulusan cinta kita kepada Allah dan Rasul-Nya.

Sahabat Nabi ﷺ , Abdullah bin Mas’ud r.a. pernah berkata,

« مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَعْلَمَ أَنَّهُ يُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ فَلْيَنْظُرْ ، فَإِنْ كَانَ يُحِبُّ الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يُحِبُّ اللهَ وَرَسُولَهُ »

“Siapa yang ingin tahu apakah dia benar-benar mencintai Allah dan Rasul-Nya, hendaklah dia melihat (dirinya sendiri), jika dia mencintai al-Qur`an berarti dia mencintai Allah dan Rasul-Nya,” (HR. al-Baihaqi).

Orang yang benar-benar cinta al-Qur`an, pasti tidak akan jauh dari al-Qur`an. Hari-harinya tidak akan berlalu tanpa membaca al-Qur`an, yang tentu saja harus disertai dengan upaya untuk memahami dan mengamalkannya. Lisannya selalu merindu untuk melantunkan al-Qur`an.

Para pendahulu kita, salafus shalih, dalam kitab Tafsir al-Bahr al-Madîd jilid 8 halaman 251, Imam Ibnu Ajibah mengisahkan bahwa Imam Abu Hanifah dan Imam asy-Syafi’i khatam al-Qur`an 60 kali dalam shalat di bulan Ramadhan. Sementara Imam Ibnu al-Qasim murid Imam Malik khatam 90 kali, dan Ibnu Abbas  khatam 100 kali.

Mungkin kita tidak mampu khatam al-Qur`an dalam shalat 2 kali semalam seperti Imam asy-Syafi’i. Namun, setidaknya kita berusaha khatam al-Qur`an dalam shalat 1 bulan sekali, atau 2 bulan sekali, atau 3 bulan sekali, atau setahun sekali, atau minimal sekali seumur hidup kita pernah khatam al-Qur`an dalam shalat sebagai bukti bahwa kita benar-benar mencintai Allah, Rasul-Nya, dan al-Qur`an.

“Bagaimana bisa khatam al-Qur`an dalam shalat, sementara kita belum hafal al-Qur`an?”

BISA! INSYA ALLAH BISA, JIKA KITA BENAR-BENAR PUNYA KEMAUAN KUAT UNTUK ITU.

Apalagi sekarang sudah ada mushaf QUR`AN SHALAT, khatam al-Qur`an dalam shalat kini menjadi mudah bagi semua orang.

HATI-HATI BARANG TIRUAN

Quran Shalat Original didesain khusus sebagai sarana membaca al-Quran dalam shalat.

PERTAMA DI INDONESIA DAN ORIGINAL
KALO ADA YANG ORIGINAL, NGAPAIN BELI YANG TIRUAN?!
KALO ADA BARANG YANG ASLI, NGAPAIN BELI BARANG KW?
GRATIS ONGKIR HINGGA 150 RIBU
FREE LAMPU BACA

PROMO SANGAT TERBATAS BERLAKU HANYA DI SINI

HANYA RP. 999.500,-